“Jum’at Pagi”

Posted: 24 April 2009 in Puisi dari Kita untuk Kita

kutatap matanya,
bercahaya…
kubelai rambutnya,
oh lembutnya…
kupegang jemari tangannya,
halus terasa…

ku cium keningnya,
cinta yang kurasa…
kulumat bibirnya,
nafsu belaka…

kubuka bajunya,
indah dadanya…
kubuka celananya,
kepasrahan yang ada…

sayang,
weker berbunyi,
tanda pagi telah tiba.
suara – suara gaduh anak berebut mandi,
tanda waktu mempersiap diri.
kantor biru menunggu.
rasa malas menyelimutiku.
apa daya, ku terdampar di meja,
tempatku mengidupi keluarga.
hingga kubiarkan mimpi – mimpi semalam hilang begitu saja…

achh…
kecewa terasa,
kenapa aku tak teruskan bunga – bunga tidur yang indah tadi?
hmmm…
mungkin tanda bahwa aku merindukannya!!!

by : Angga

Comments
  1. nama saya adalah says:

    seperti cerita saja..
    hahahaha, pertama baca agak ngeres,
    terakhir2 ngakak..
    mimpi ternyata!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s